https://tokosearle.com/kehamilan

Ngidam Saat Hamil? Ketahui Beberapa Hal Penting Ini!

Mengalami ngidam adalah hal yang umum terjadi pada Bunda yang sedang hamil. Biasanya, Bunda merasakan dorongan kuat untuk menyantap makanan tertentu. Padahal, bisa saja makanan tersebut tadinya tidak disukai Bunda. Bahkan, terkadang Bunda rela mencari makanan dambaan sampai ke tempat yang jauh.

Apakah ngidam menjadi tanda bahwa tubuh sedang memberi suatu sinyal penting? 

Sebenarnya memang ada penjelasan mengenai ngidam makanan ketika hamil, Bun. Kaitannya erat sekali dengan asupan nutrisi dalam pola makan harian. Yuk, ketahui lebih lanjut tentang ngidam dan makanan yang umumnya diinginkan Bunda saat sedang hamil.

Penyebab Ngidam Saat Hamil

Selama masa kehamilan, janin mendapat seluruh kebutuhan nutrisi dari Bunda. Asupan yang tepat akan menunjang tumbuh kembang mereka, sehingga sangat penting bagi Bunda untuk menjaga pola makan sehat demi kebaikan diri dan calon buah hati. Munculnya rasa ngidam ikut berhubungan dengan asupan nutrisi tersebut. 

Mengidam dapat jadi petunjuk bahwa Bunda harus menambah sesuatu dalam pola makan. Contohnya, bila menginginkan makanan asin, bisa jadi Bunda perlu sedikit tambahan asupan natrium. Sebab tubuh ibu hamil membutuhkan nutrisi lebih banyak dari biasanya. Namun, asupan natrium tersebut tetap harus dalam jumlah yang disarankan agar tidak memicu masalah tekanan darah tinggi akibat konsumsi natrium yang berlebihan .

Nutrisi lainnya yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah tinggi saat hamil adalah zat besi. Peran zat besi tidak hanya membawa oksigen ke seluruh tubuh melalui sel darah merah, tetapi juga mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak si Kecil di dalam kandungan. Maka dari itu penting bagi bunda untuk memastikan asupan zat besi tercukupi saat hamil.

Zat besi juga memicu pembentukan selubung saraf otak yang nantinya mempercepat penyerapan informasi pada anak. Asupan zat besi yang cukup mampu membantu si Kecil nantinya berpikir cepat dan tumbuh aktif. Dengan demikian, Bunda pun mendukung si Kecil untuk memiliki kemampuan mengingat yang baik, fokus dan siap belajar.

Oleh karena itu, sebaiknya Bunda puaskan rasa ngidam dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi untuk ibu hamil selama masa kehamilan. Ibu hamil direkomendasikan mendapat asupan zat besi sebesar 24-48 mg/hari. Beberapa makanan sehat sumber zat besi antara lain hati ayam, daging merah, ikan, telur, susu, brokoli, bayam, kacang merah dan roti. 

Susu untuk ibu hamil biasanya telah dilengkapi dengan berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung kehamilan ibu hamil dan perkembangan janin selama masa kehamilan. Pastikan Bunda memilih susu khusus ibu hamil yang tinggi zat besi, karena kebutuhan asupan zat besi akan sangat meningkat di masa kehamilan terutama di trimester 2 dan 3.

Tak kalah penting, Bunda juga perlu melengkapi makanan  tinggi zat besi untuk ibu hamil dengan bahan makanan yang mengandung vitamin C. Kombinasi zat besi dan vitamin C yang sesuai, dapat membantu tubuh menyerap zat besi secara lebih optimal. Bunda bisa menambahkan jeruk, mangga, brokoli, tomat, paprika, pepaya, atau stroberi dalam menu harian. Coba juga beri perasan air jeruk lemon atau jeruk nipis pada minuman atau masakan Bunda. 

Makanan yang Sering Diidamkan Ibu Hamil

Makanan yang Bunda dambakan saat hamil memang bisa berubah tiap bulannya. Penelitian menemukan bahwa ada tren tertentu di tiap tahapan kehamilan dan makanan yang diidamkan oleh ibu hamil. Mengidam makanan gurih lebih umum terjadi pada trimester pertama, sementara mengidam makanan yang manis-manis cenderung terjadi saat trimester kedua. Ketika memasuki penghujung kehamilan, Bunda biasanya lebih mengidam makanan asin.

Secara umum, bisa terlihat ada kecenderungan ngidam yang cukup sama pada sebagian besar calon ibu. Untuk lengkapnya, berikut daftar makanan yang menjadi dambaan utama ibu hamil ketika ngidam:

- Makanan manis

- Produk olahan susu seperti keju

- Camilan asin

- Buah bercita rasa asam seperti jeruk dan lemon

- Makanan pedas

Walau rasa ngidam cukup kuat ketika hamil, lebih baik hindari terlalu banyak konsumsi makanan manis, asin atau berlemak. Carilah pilihan camilan yang lebih sehat seperti buah-buahan dan kacang-kacangan.

Mengidam Sesuatu yang Tidak Dapat Dimakan

Tahukah Bunda, terkadang beberapa ibu hamil bisa mengalami ngidam yang tidak biasa, seperti ingin memakan benda lain yang tidak termasuk makanan. Contohnya cat, tanah, sabun, kapur atau kertas. Hal ini dikenal sebagai sindrom pica. Sindrom pica merupakan salah satu gangguan makanan yang dapat membuat seseorang mengonsumsi makanan yang tidak dianggap sebagai makanan dan benda tersebut tidak mengandung nilai gizi yang signifikan.

Hingga kini, penyebab pica belum diketahui. Namun, dalam beberapa kasus, sindrom pica ada yang berkaitan dengan kekurangan zat besi, kalsium, seng atau asupan nutrisi lainnya. Ada pula pendapat lain yang mengatakan bahwa tubuh calon ibu tersebut hanya sekadar mencoba mencari penghilang rasa mual. 

Jika Bunda mengalami gangguan makan ini, tahan keinginan Bunda karena efeknya dapat membahayakan tubuh. Sindrom pica bisa memicu keracunan, infeksi, penyumbatan usus dan tersedak. Jadi, ketika rasa ngidam mulai mengganggu atau tidak wajar, sebaiknya Bunda konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui apakah Bunda kekurangan nutrisi seperti zat besi atau ada faktor lainnya.

Apakah Ibu Hamil Akan Terus Merasakan Ngidam?

Dalam periode kehamilan, biasanya rasa ngidam akan menghilang atau memudar. Namun jika perasaan ngidam terus berlangsung, Bunda tetap akan baik-baik saja selama Bunda menjalani pola makan dengan nutrisi lengkap dan seimbang. 

Bunda perlu memperhatikan jangan sampai ngidam justru mengontrol selera makan Bunda, sehingga kebutuhan nutrisi Bunda dan si Kecil dalam kandungan tidak terpenuhi dengan baik. Oleh karena itu, pantau terus asupan nutrisi Bunda agar proses kehamilan berjalan lancar dan tumbuh kembang si calon buah hati optimal. Si Kecil juga akan memiliki perkembangan kognitif yang baik dan mampu berpikir cepat.


Print   Email

Artikel Terkait