Ibu Hamil Bolehkah Mengonsumsi Sushi

Ibu Hamil Bolehkah Mengonsumsi Sushi ?

Saat kamu akhirnya melihat dua garis biru pada alat pemeriksaan kehamilan, maka ini saatnya untuk lebih peduli dengan kondisi kesehatan, terutama makanan yang dikonsumsi. Pasalnya, seorang wanita hamil membutuhkan nutrisi tertentu yang pastinya lebih banyak dari wanita yang tidak hamil. Selain itu, ada juga beberapa makanan yang perlu dibatasi atau dihindari sama sekali, semisal makanan mentah yaitu sushi. 

Sajian sushi untuk ibu hamil memang bukan mutlak dilarang untuk dikonsumsi selama hamil. Pasalnya, ibu hamil sebetulnya masih diizinkan untuk mengonsumsi beberapa jenis sushi. Ingin tahu sushi apa saja yang dilarang dan tidak dilarang untuk dikonsumsi selama hamil? Simak ulasannya berikut ini! 

Jenis Sushi yang Dilarang selama Kehamilan

Sushi untuk ibu hamil tidak boleh jenis sushi yang disajikan mentah atau setengah matang. Pasalnya, makan ikan mentah atau setengah matang dapat membuat bayi terpapar merkuri, bakteri, dan parasit berbahaya lainnya.

Kristian Morey, RD, LDN, ahli gizi klinis di The Center for Endocrinology di Mercy Medical Center menyebutkan bahwa karena perubahan sistem kekebalan selama kehamilan, wanita hamil lebih rentan terhadap infeksi. Alhasil, ini dapat meningkatkan risiko keguguran, lahir mati, infeksi rahim, dan persalinan prematur. 

Terlebih lagi, bayi sangat rentan terhadap paparan merkuri, yang menurut Morey dapat menyebabkan masalah neurologis. Senyawa methylmercury memiliki efek toksik pada sistem saraf selama perkembangan bayi di dalam kandungan.

Ikan yang kurang matang atau mentah juga bisa meningkatkan risiko terpapar jenis bakteri tertentu selama kehamilan dan lebih mungkin mengandung bakteri dan parasit. Konsumsi ikan atau makanan mentah lain bisa meningkatkan risiko penyakit listeriosis, yakni penyakit akibat infeksi bakteri listeria. Penyakit ini adalah jenis keracunan makanan yang dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius bagi ibu dan bayi. 

Selain muntah dan diare, listeriosis dapat menyebabkan persalinan prematur, lahir mati, dan keguguran. Selain itu, jika bayi terlahir dengan listeriosis, bisa ada masalah dengan ginjal dan jantungnya, serta infeksi pada darah atau otak.

Waktu Tepat Berhenti Makan Sushi Mentah atau Setengah Matang

Kamu perlu segera berhenti makan sushi mentah atau setengah matang segera setelah kamu menyadari bahwa kamu sedang hamil. Saat kamu sedang merencanakan kehamilan pun, alangkah lebih baik untuk menghentikan konsumsi sushi mentah dan setengah matang. Sushi untuk ibu hamil, yang mentah dan setengah matang, harus dihindari selama sembilan bulan kehamilan. 

Selama trimester pertama, beberapa perkembangan signifikan sedang terjadi, jadi sangat penting untuk berpantang begitu kamu tahu sedang hamil. Selama minggu ke-1 hingga ke-8, otak dan sumsum tulang belakang mulai terbentuk. Ini juga saat jaringan yang membentuk jantung mulai berdetak dan mata, telinga, dan hidung berkembang.

Semua organ utama bayi akan berkembang dan berfungsi pada akhir trimester pertama. Selama 12 minggu pertama inilah janin paling rentan dan rentan terhadap kerusakan dan bahaya akibat paparan zat beracun.

Selama kehamilan, sistem kekebalan tubuh Anda menurun karena Anda berbagi dengan janin yang sedang tumbuh. Ketika kamu memiliki sistem kekebalan yang lemah, maka kamu akan lebih rentan terhadap bakteri atau parasit yang mungkin ada pada ikan mentah atau tidak diolah dengan benar.

Namun, jika kamu baru mengetahui bahwa sedang hamil dan kamu baru saja menikmati sushi mentah atau setengah matang, tarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri. Karena pada banyak kasus ini akan baik-baik saja. Namun, untuk membantu meringankan masalah apa pun, segera lakukan pemeriksaan awal kehamilan di rumah sakit terdekat dan mintalah saran pada dokter. Dokter akan dapat menjawab pertanyaan apa pun yang kamu miliki dan memandu tentang pilihan makanan yang lebih aman selama kehamilan. 


Print   Email

Artikel Terkait